Barisan Muda – assalamu’alaikum, pada tanggal (07/02/2018)
bapak Yufian azrial S.E mengadakan pengajian agama di mesjid Al-amin guguak
untuk lebih tau lokasi yang lebih akurat bisa klik disini, dan tema dari ceramah
agamanya adalah Kebudayaan Minangkabau Dalam Padandangan Islam dan pada ceramah
ini bapak Yufian azrial S.E mengatakan bahwa sebenarnya kebudayaan Minangkabau
ini sudah sesuai dengan ajaran islam karena islam.
Mengapa dememikian karena dalam kebudayaan Minangkabau sendiri
mengenal dengan istilah syarak basandi
syarak syarak basandi kitabullah dan dengan adanya istilah tersebut para
petinggi minang terdahulu bisa mengatakan kalau seseorang tidak sesuai dengan syarak
berarti orang tersebut tidaklah orang minang.
Syarak Basandi Syarak
Syarak Basandi Kitabullah ini dirumuskan oleh para petinggi Minang atau ulama minang terdahulu
berguna untuk memandu kehidupan masyarakat Minagkabau keajaran islam yang
bersumber dari al-qur’an dan hadis rasulullah SAW.
Maksud dari Syarak
Basandi Syarak Syarak Basandi Kitabullah adalah adat yang didasarkan atau ditopang oleh syariat agama Islam
yang syariat tersebut berdasarkan pula pada Al-Quran dan Hadist.
Jadi karena itu bagi siapa yang tidak sesuai dengan syariat dia tidak lah orang
minang.
Apalagi
orang yang murtad sudah pasti dia bukanlah orang Minang, walaupun dia lahir di Minangkabau
dan besar di Minangkabau tetapi kalau sudah murtad dia bukan lah orang Minang
lagi karena orang MinangKabau pastilah orang islam. Dan kalau ada pemimpin
Minang dan biasanya pemimpin tersebut dinamakan sebagai datua atau pangulu yang
murtad sebaiknya jabatan kepemimpinannya dicabut saja karena telah melanggar
salah satu syarat minang yaitu Syarak Basandi Syarak Syarak Basandi
Kitabullah.
Semoga dengan ini kita sadar bahwa betapa hebatnya budaya
alam Minangkabau ini dan para geerasi muda Minangkabau mau mempelajari lebih
dalam tentang budaya Minangkabau, sekian terimakasih atas perhatianya kami
akhiri dengan.
wassalam.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar